![]() |
| Muslim Negarawan - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) |
antara #HidupMahasiswa , #MuslimNegarawan , dan #AkuAnakRohis , semua adalah tentang sinergisme, profesionalisme dan tawazun...
Aku dan hidup tidak harus sesulit itu untuk bentrok dengan pilihan dan prioritas.
Aku dan hidup dapat berjalan beriringan seperti halnya semut berbaris.
Aku dan hidup akan memanfaatkan 24jam setiap harinya menjadi 86400 detik penuh hikmah.
Bukan masalah ketika menemui besarnya aral yang menghadang.
Karena wahai masalah, Allah Maha Besar...
Kenapa lagi membahas akan terlalu lelah jika semuanya dilakukan,
karena Allah tidak memberikan puluhan ribu detik itu untuk disia-siakan...
Demi masa,
ketika satu saja detik itu habis dengan ketidakbergunaan aktivitas,
maka rugilah kamu...
Kawan, dirimu bisa lihat aku kacau dalam keseharianku...
Berlari kesana-kemari dan riweh dengan kerja tidak jelas -yang sama sekali tidak ada dalam mata kuliah kita..
Tapi inilah aku yang mencoba mengisi celah-celah waktu yang belum terisi menjadi terisi dan bermanfaat untuk orang lain...
Maaf karena itu menjadi sebab bagimu untuk sebal terhadapku...
Karena kita jadi jarang bercanda ria, berbagi cerita hari ini, atau sekedar bertatap muka...
Kawan, sungguh ini baik jika kita tidak berlebihan dalam bercanda dan mengobrol tanpa ilmu...
Itulah yang aku pahami dan aku harap kau mengerti...
Jangan marah, akan sedih sekali aku melihat kau marah...
Ini waktu untukmu yang aku berikan dalam konteks akan menjadi waktu yang dimanfaatkan dengan baik...
Hidup mahasiswa, seperti yang mereka agungkan, sedang aku berusaha laksanakan dengan hasil yang layak...
Muslim negarawan, adalah caraku bersosialisasi dengan pelatihan menganalisa strategi...
Sedang 'aku anak rohis, memanglah aktivitas harianku yang tidak mungkin aku tinggalkan...
Sinergisme itu aku coba wujudkan dan terapkan dengan cantik...
Profesionalisme adalah cita-citaku,
dan tawazun telah aku ketahui adalah do'a darimu untukku...
Bogor, 24 Oktober 2013


