Selasa, 09 Juni 2015

Sepatu Sang Cinta

Memahami dari Sepatu Orang Lain


Sepatu Sang Cinta

Begitu sulit aku mengerti dirimu cinta
Sepatu jingga tampak geli di mata
Kau kenakan ia dengan penuh bangga

Aku bukan bermaksud mengubahmu
Menjadi biru seperti warna yang selalu ku rindu
Tapi inilah sepatu biru untukmu
Dari aku yang membiru

Tersirat jingga masih melekat kuat
Jalanan masih riuh bersemangat
Sepatu itu,
Mengambilmu dan seluruh langkah-langkah tersurat

Ia bersenandung bersamamu
Ia pun tersandung mengikutimu
Ia adalah dirimu

Aku bukan bermaksud mengubahmu
Adidas, Nike, Reebok, dan League mengajarkan
Jingga penuh bahagia bila kreasikan dunia
Beserta merah, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu

Jingga terlalu terang
Hingga silau menyakiti
Tidakkah kau mengetahui itu?
Aku mencintaimu…

Jingga kalahkan semua
Buat ego ciptakan benci
Tidakkah kau mengetahui itu?
Aku mencintaimu…

Ini sekedar sepatu biru untukmu
Agar aku bisa lebih mencintaimu

sekonyong-konyong di utara
bintang berekor menjingga di biru
aku meringis menangis
menatap cintaku bersyarat, ternyata…
menatap sepatu jingga bukan tercinta, jahatnya…

paksaan tentang sepatu jingga yang salah dariku
merana ia dibuatku
bukan keraguan tiada cinta padaku

aku hanya cintamu
yang berjalan bukan dengan sepatumu

aku tatap di sana
sepasang sepatu jingga di tanganmu untukku

untuk aku kenakan sendiri,
dan aku kenakan sendiri
hingga aku mampu memeluk
nyamannya duniamu,
dari sepatumu

***

0 komentar:

Posting Komentar